SERANGAN PERASAAN KECEWA YANG MEMATIKAN

Posted by Firman-Mu Pelita Bagi Kakiku dan Terang Bagi Jalanku on Tuesday, July 12, 2016



Ilustrasi: Kecewa
(Seri: Mesin Pembuat Dosa)


Salah satu cara Iblis untuk menyeret kita saling bunuh membunuh atau saling mencelakakan adalah dengan dibenamkannya perasaan KECEWA dalam hidup kita.
Iblis akan membuahi perasaan KECEWA kita dengan menaikkan kadarnya -- lewat di-install-nya perasaan SAKIT HATI & DENDAM yang bisa muncul tatkala Iblis membuat film di dalam fantasi kita.
(Lihat juga: CARA HADAPI KESESAKAN)
Film itu isinya membuat kita sakit hati & dendam sehingga ingin melakukan perlawanan. Dan dalam fantasi tersebut, Iblis terus berusaha membawa khayalan kita ke tingkat yang lebih memanaskan hati hingga kita dibuatnya gelisah & marah.
Tujuannya, untuk memicu KEINGINAN kita agar mau merencanakan balas dendam!

Dari dasar fondasi perasaan tersebut (kecewa, sakit hati, dendam, marah, jengkel &  gelisah) maka Iblis memiliki modal dasar yang cukup untuk merencanakan perbuatan jahat dalam hidup kita. Iblis mulai memanasi MESIN PEMBUAT DOSA yang ada dalam hidup kita untuk segera MEMPRODUKSI DOSA! Bila masih kurang, Iblis segera menaikkan kadar perasaan sombong & tamak/serakah kita!!

Bila kita sudah dikepung oleh 9 perasaannya Iblis ini, PASTI kita tidak berdaya. Makanya, bagi kita kaum beriman, bila salah satu perasaannya Iblis itu ada yang mulai dibenamkan dalam hati kita, CEPAT DIUSIR KELUAR DENGAN CARA BERDOA MOHON ALLAH SWT MENOLONG IKUT MENGUSIRNYA.

Saat Iblis meramu ke-6 perasaan yang pertama aja, kita sudah tidak sanggup menghadapi adrenalin kita yang sdh terlanjur dipicunya naik. Khayalan demi khayalan menyeruak masuk membimbing kita untuk MERENCANAKAN step demi step perbuatan balas dendam. Di sinilah dikatakan DOSA MULAI MENGINTIP.

Bila RPM-nya MESIN PEMBUAT DOSA sdh naik tinggi begini, sebagai manusia kita akan kesulitan untuk MEMATIKAN-nya. Karena emosi kita sedang tinggi-tingginya. Disuruh berdoa pun ya percuma. Karena kalo kita sujud pun kita tidak ikhlas. Bahkan bisa-bisa kata-kata yang kita panjatkan malah berisi keinginan kita yang disulut oleh ke-6 perasaannya Iblis di atas.
Jalan satu-satunya adalah cuma satu.
Sebelum begitu banyak perasaan Iblis itu merasuki jiwa kita, lekaslah SADAR dan BERDOA agar DILEPASKAN dari PERASAAN KECEWA! Sebab perasaan SAKIT HATI & DENDAM sudah mengintip untuk segera ikut masuk mendampingi perasaan kecewa tadi.

Hal ini terjadi pada zamannya anak-anak Raja Daud/Dawud yang kerajaannya telah pecah menjadi dua. Dan keluarga kerajaan ini saling berperang satu sama yang lain.

2 Tawarikh 16:10 (TB)   
Maka 'sakit hatilah' raja Asa karena perkataan pelihat itu, sehingga ia memasukkannya ke dalam penjara,  sebab memang ia sangat marah  terhadap dia karena perkara itu.
Pada waktu itu raja Asa menganiaya juga beberapa orang dari rakyat.

Perhatikanlah perbuatan Raja Asa yang kecewa, sakit hati & marah kepada Hanani,  seorang yang diutus TUHAN untuk mengingatkan agar dia tidak mengandalkan manusia dengan minta bantuan Raja Aram (tetapi tetaplah mengandalkan TUHAN saja dapat yang sudah-sudah). Gara-gara kecewa, sakit hati & marah itulah maka raja Asa memasukkan Hanani ke penjara! Padahal apa salahnya Hanani berbuat baik demi keselamatan raja Asa di hadapan ALLAH? Dan bukan Hanani saja yang kena amuk amarahnya. Dia juga menganiaya rakyatnya yang protes tindakannya kepada Hanani.

Betapa mengerikannya Iblis itu didalam menjatuhkan umat manusia! Padahal dahulunya raja Asa ini sangat berbakti kepada ALLAH dan sedikit-sedikit selalu bertanya kepada ALLAH (mengandalkan ALLAH semata). Tetapi kini....dalam sekejap saja Iblis menjatuhkannya (bukan kerajaan lain yang mengalahkannya, tetapi dia dikalahkan oleh dirinya sendiri). Tiga tahun kemudian ganti TUHAN menimpakan hukuman kepada raja Asa dengan diberi sakit penyakit pada kakinya hingga akhirnya meninggal!

Contoh lain orang kecewa hingga sakit hati & ingin membunuh orang:

Ester 2:21 (TB)  
 Pada waktu itu, ketika Mordekhai duduk di pintu gerbang istana raja, 'sakit hatilah' Bigtan dan Teresh, dua orang sida-sida raja yang termasuk golongan penjaga pintu, lalu berikhtiarlah mereka untuk membunuh raja Ahasyweros.

Nehemia 4:1 (TB)   
Ketika Sanbalat (Gubernur Samaria yang ingin menguasai Yudea) mendengar, bahwa kami sedang membangun kembali tembok, bangkitlah amarahnya dan ia 'sangat sakit hati'.......

Nehemia 6:2, 6 (TB)  
maka Sanbalat dan Gesyem mengutus orang kepadaku dengan pesan: "Mari, kita mengadakan pertemuan bersama di Kefirim, di lembah Ono!" Tetapi mereka berniat mencelakakan aku (Nehemia, gubernur Yudea).
6 Dalam surat itu tertulis: "Ada desas-desus (bikin isu / fitnah) di antara bangsa-bangsa, dan Gasymu membenarkannya, bahwa engkau berniat untuk memberontak (terhadap raja Persia)  dan oleh sebab itu membangun kembali tembok. Lagipula, menurut kabar itu, engkau mau menjadi raja mereka.

Sepenggal sejarah di atas membuktikan KUASA dari perasaan KECEWA itu sanggup menggerakkan beraneka ragam kejahatan, mulai dari bikin isu/fitnah hingga pembunuhan. 

Makanya, jangan biarkan diri kita kecewa kepada siapapun apalagi kepada orang tua, anak, pasangan hidup & sahabat kita. Karena itu semua adalah UJIAN hidup. Mampu tidak kita menyelesaikannya. Bila kita cengeng, tunduk kepada perasaan Iblis tersebut, ya kita KALAH & GAGAL ujiannya.

Perhatikan baik-baik nasib kita. Hrs mampu merevolusi jiwa kita yang tidak benar dengan jalan mengusir perasaan kecewa tersebut dengan DOA & PUASA.   
Amin

(Penulis: Pdt. Israel Yacob Hadi Winarto)

Blog, Updated at: 4:31:00 PM

0 comments:

Post a Comment

Related Posts

TERPOPULER

KATEGORI

Powered by Blogger.